Tata Kelola Keberlanjutan
Kerangka tata kelola yang kuat mendorong kolaborasi yang dibutuhkan agar berhasil memenuhi komitmen keberlanjutan kami.
TIM KEPEMIMPINAN
Menentukan Arah Strategi Bisnis
Komite Manajemen Eksekutif (EMC) menetapkan arah strategis untuk bisnis kami, yang implementasinya di tingkat perusahaan menjadi tanggung jawab Tim Kepemimpinan (LT). Tujuan APRIL2030 kami dan inisiatif keberlanjutan lainnya merupakan bagian inti dari strategi bisnis, memastikan bahwa keberlanjutan terintegrasi dalam cara kerja kami. Setiap kuartal, manajemen meninjau kemajuan perusahaan, yang diukur berdasarkan serangkaian indikator kinerja utama (KPI) yang jelas. KPI ini dipantau oleh komite pengarah APRIL2030 yang mengevaluasi dampak upaya keberlanjutan kami terhadap operasi dan pemangku kepentingan.
DEPARTEMEN INTERNAL
Mewujudkan Dampak Keberlanjutan
Implementasi komitmen dan target keberlanjutan dikelola oleh Departemen Keberlanjutan dan Urusan Eksternal kami, yang mencakup berbagai tim seperti Inisiatif Strategis, Restorasi Ekosistem, Operasi Keberlanjutan Serat dan Pabrik, Keterlibatan Pemangku Kepentingan, Urusan Eksternal, dan Komunikasi. Untuk membantu kami mencapai target APRIL2030, tim-tim ini berkolaborasi dalam semua program dan aktivitas keberlanjutan, termasuk mengawasi audit dan sertifikasi keberlanjutan serta melibatkan para pemangku kepentingan.
Pekerjaan kami diperkuat oleh saran dari para ahli lokal dan internasional.
Kami memanfaatkan saran dan keahlian yang terinformasi dari kelompok penasihat eksternal independen: Komite Penasihat Pemangku Kepentingan (SAC) dan Dewan Penasihat Restorasi Ekosistem Riau (RER). Kelompok independen ini terdiri dari para ahli Indonesia dan internasional yang memberikan masukan berharga mengenai implementasi komitmen keberlanjutan kami, termasuk target APRIL2030, strategi keberlanjutan tingkat Grup, pendekatan pengelolaan lahan gambut, dan program restorasi ekosistem.
THE SAC
Menjamin Transparansi Kinerja
Komite Penasihat Pemangku Kepentingan (SAC) adalah komite ahli kehutanan dan masyarakat sipil independen. Sejak 2014, kelompok ini telah memantau dan melaporkan secara publik implementasi Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0 (SFMP 2.0) kami berdasarkan informasi yang diverifikasi secara independen. Pada tahun 2020, cakupan SAC diperluas—kini juga mengisi peran tambahan, menawarkan panduan mengenai implementasi program APRIL2030 kami.
DEWAN PENASIHAT RER
Memberi Saran tentang Praktik Terbaik Konservasi
Para pakar eksternal di bidang konservasi, pelibatan masyarakat, dan pengelolaan lanskap merupakan bagian dari Dewan Penasihat Restorasi Ekosistem Riau (RER). Dibentuk pada 2013, dewan ini memberikan arahan bagi tim manajemen RER tentang praktik terbaik yang menyeimbangkan kepentingan lanskap, iklim, dan masyarakat lokal.
PUSAT BERITA







