Kemajuan Inklusif
Kami memberdayakan masyarakat dan komunitas kami melalui inisiatif transformatif.
Berkontribusi pada SDG:
HAK ASASI MANUSIA
Mengutamakan Kemanusiaan
Kebijakan Hak Asasi Manusia kami adalah komitmen kami untuk mengatasi segala potensi dampak terhadap hak asasi manusia yang timbul dari kegiatan operasional kami. Kebijakan ini menegaskan sikap kami yang tidak menoleransi pekerja anak dan pekerja paksa, memastikan upah yang adil dan setara, serta sasaran untuk menyediakan akomodasi dan akses ke layanan penting bagi staf, termasuk layanan kesehatan, pendidikan, olahraga, dan kegiatan yang mencerminkan keberagaman budaya karyawan kami.
Sejak meluncurkan kebijakan ini pada 2022, kami telah mewujudkan beberapa pencapaian. Salah satunya adalah pembentukan Gugus Tugas Kesejahteraan Anak untuk meluncurkan rencana aksi akses pendidikan bagi anak-anak karyawan yang tinggal di estate hutan tanaman industri (HTI) kami. Kemajuan penting lainnya adalah peluncuran Rencana Aksi Gender pada 2023 untuk meningkatkan jumlah pemimpin perempuan, menjadi satu dari lima manajer pada 2030. Hal ini menunjukkan langkah-langkah yang kami ambil sebagai pendekatan holistik terhadap hak asasi manusia melalui sudut pandang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).
Tingkat pekerja perempuan di perusahaan kami lebih tinggi dibandingkan standar industri — perempuan mencakup 18,9% dari total tenaga kerja kami
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Proaktivitas dan Perbaikan Berkelanjutan
Ada tantangan khusus terkait kesehatan dan keselamatan mengingat sebagian besar tenaga kerja kami bekerja di area hutan tanaman industri (HTI) terpencil. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan prioritas yang kami tangani melalui upaya perbaikan berkelanjutan. Misalnya, kami baru-baru ini meningkatkan taraf mekanisasi dalam operasi kehutanan kami untuk menurunkan risiko cedera fisik selama aktivitas panen. Manajemen risiko proaktif merupakan bagian besar dari K3, dan hal ini menjadi dasar fokus kami pada pelaporan insiden sebagai alat untuk membantu meningkatkan pemahaman dan kapasitas kami dalam mengurangi potensi risiko. Kami memiliki komite K3 khusus untuk membantu menanamkan budaya yang mengutamakan keselamatan dengan kepatuhan ketat terhadap standar keselamatan. Komite ini melibatkan karyawan untuk memperdalam pengetahuan K3 dan mendorong perubahan perilaku yang diperlukan, melalui pelatihan yang berkelanjutan.
MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT
Mengurangi Kemiskinan Ekstrem
Untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di masyarakat setempat, kami menjalankan program Pengembangan Masyarakat (Community Development) yang berpusat pada penciptaan pendapatan atau akses ke kesejahteraan sosial. Fokus penciptaan pendapatan adalah mendukung usaha lokal kecil dan membangun kapasitas petani skala kecil. Ini adalah Program Mata Pencaharian yang merangsang hasil berkelanjutan, menyediakan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi, meningkatkan ketahanan pangan, dan belajar tentang penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Fokus kesejahteraan sosial mengedepankan pentingnya pendidikan berkualitas. Dalam hal ini, kemitraan dengan para pemangku kepentingan seperti Tanoto Foundation telah memungkinkan kami untuk membentuk budaya membaca di kalangan siswa dan menawarkan bantuan keuangan kepada pelajar dari keluarga berpenghasilan rendah. Kami juga mendukung pendidikan sekolah kejuruan yang dikelola pemerintah, menawarkan magang bagi siswa sekolah yang ingin mendapatkan pengalaman industri.
