Pada 2020, kami mengadopsi komitmen berani 1-for-1 yang menghubungkan pasokan serat dengan upaya konservasi kami. Hal ini diwujudkan melalui tarif internal yang unik: untuk setiap ton kayu yang dikirim ke pabrik, kami mengalokasikan satu dolar untuk kegiatan konservasi. Dana konservasi besar yang telah dihasilkan menggambarkan keberhasilan pendekatan Produksi-Proteksi kami, yang mendukung kepentingan ekonomi sekaligus lingkungan. Hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola secara berkelanjutan menjadi lebih produktif, menghasilkan lebih banyak uang untuk konservasi melalui tarif internal kami.
Inisiatif ini tidak hanya menawarkan kepastian pendanaan untuk upaya konservasi kami sendiri. Inisiatif ini memungkinkan kami untuk mendukung kemitraan konservasi di luar batas operasional kami, menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat membiayai dan melaksanakan proyek konservasi di dalam dan di luar rantai nilainya.
Sampai dengan 2030, kami berharap dapat mencapai investasi hingga USD 100 juta melalui tarif internal dan kami masih berada di jalur yang tepat untuk melakukannya, dan telah meraih banyak tonggak kemajuan penting:
- Sejak 2020, kami telah menyalurkan lebih dari USD60 juta untuk inisiatif konservasi dan restorasi kami.
- Pada 2024 saja, kami mengalokasikan USD14,8 juta untuk konservasi.
- Dana konservasi kami mendukung proyek yang dikelola pihak lain, seperti PT Restorasi Habitat Orangutan Indonesia, yang melindungi dan memulihkan habitat hutan bagi orang utan.