Nol emisi bersih dari penggunaan lahan
Emisi dari perubahan penggunaan lahan (MtCO2e)
APRIL telah menetapkan indikator untuk memantau kemajuan menuju target APRIL2030. Status baseline untuk indikator kinerja telah dipastikan sesuai dengan berbagai metodologi dan standar yang digunakan untuk perhitungan.
Indikator APRIL2030
Iklim Positif
Mengurangi intensitas emisi karbon produk dari operasional pabrik Lingkup 1 sebesar 25%
Emisi per kuantitas produk (tCO2e/t)
90% energi terbarukan di pabrik
Penggunaan dan konsumsi energi pabrik (%)
50% energi operasional serat dari sumber yang lebih bersih dan terbarukan
Penggunaan energi terbarukan/bersih operasional serat (%)
Lanskap yang Berkembang
Berinvestasi dalam konservasi lanskap
Alokasi anggaran tahunan untuk pendanaan konservasi (US$, ‘000)
Nol kehilangan bersih area konservasi
Perubahan bersih luas lahan bank konservasi (ha)
Peningkatan keanekaragaman hayati yang positif
Total area konservasi dan restorasi yang dikelola (+ area yang dikontribusikan melalui kemitraan) (ha)
Mendukung perlindungan satwa liar di Indonesia
Total inisiatif di konsesi dan RER
Memajukan ilmu pengetahuan gambut tropis
Kolaborasi (jumlah), dialog, lokakarya, dan konferensi yang dihadiri (jumlah), publikasi ilmiah yang ditinjau sejawat (jumlah)
Meningkatkan produktivitas perkebunan serat sebesar 50%
Peningkatan Tahunan Rata-rata (t/ha)
Kemajuan Inklusif
Memberantas kemiskinan ekstrem di desa-desa di sekitar wilayah operasional kami
Rumah tangga yang diintervensi (jumlah), desa yang diintervensi (jumlah)
Meningkatkan pendidikan berkualitas
Mencapai tingkat kemahiran 70% (%), mencapai tingkat kemahiran 70% (%)
Target pengurangan stunting sebesar 50% di desa-desa target
Tingkat stunting pada anak di bawah usia 5 tahun di Provinsi Riau (%)
Meningkatkan akses ke layanan kesehatan
Fasilitas yang terverifikasi terhadap standar minimum pemerintah (jumlah), fasilitas dengan peralatan deteksi dini (jumlah)
Memajukan kesetaraan peluang
Perempuan dalam program pengembangan masyarakat (%), tenaga kerja (%), kepemimpinan (%)
Pertumbuhan Berkelanjutan
Pemulihan bahan kimia 98%
Pemulihan bahan kimia kapur (%) dan soda (%)
Penggunaan air proses 25% lebih sedikit per ton produk
Intensitas penggunaan air (m3/t)
Memasukkan 20% tekstil daur ulang dalam produksi VSF
Persentase serat selulosa dari tekstil daur ulang yang digunakan per ton viskosa yang diproduksi
80% lebih sedikit limbah
padatBerat (ton kering tulang) limbah padat yang dikirim ke tempat pembuangan sampah per ton produk
