Sukanto Tanoto memulai usahanya lebih dari 50 tahun lalu dengan memasok suku cadang mesin kepada perusahaan minyak. Saat ini, RGE yang berkantor pusat di Singapura telah berkembang menjadi grup global dengan aset lebih dari US$35 miliar dan mempekerjakan lebih dari 80.000 orang. Produknya menjangkau Indonesia, Tiongkok, Brasil, Malaysia, dan Filipina, dengan jaringan penjualan yang mencakup empat benua. Bisnisnya beroperasi di empat bidang utama: industri pulp dan kertas (Asia Pacific Resources International Holdings Ltd. [APRIL] dan Asia Symbol), industri kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), serat viskosa staple (Sateri), selulosa khusus (Bracell Limited), dan pengembangan energi (Pacific Oil & Gas). Kompetensi intinya meliputi penanaman dan pemanenan pohon, pengembangan sumber daya energi, serta mengubah sumber daya dan bahan baku menjadi berbagai produk yang dijual di pasar-pasar utama dunia.
Sukanto Tanoto

Bapak Sukanto Tanoto menerapkan pendekatan bisnis 5C: beroperasi dengan cara yang baik untuk Community (Komunitas), baik untuk Country (Negara), baik untuk Climate (Iklim), baik untuk Customer (Pelanggan), dan baik untuk Company (Perusahaan), karena ia percaya bahwa sebuah perusahaan hanya dapat sukses jika menjadi warga korporasi yang bertanggung jawab. Setiap grup bisnis di bawah RGE mengintegrasikan konsep corporate social responsibility (CSR) ke dalam operasional dan manajemennya, dengan mengambil langkah-langkah bertanggung jawab terkait lingkungan dan pengembangan masyarakat untuk memenuhi tanggung jawab sosial perusahaan. Program CSR mencakup kemitraan dengan penduduk desa setempat, memberikan keterampilan bertani, pelatihan vokasional, dan bantuan ekonomi. Sambil menyediakan kesempatan kerja, program ini juga mendorong mereka untuk memulai usaha sendiri, sehingga meningkatkan taraf hidup di desa-desa sekitar secara signifikan.
Sukanto Tanoto memulai usahanya lebih dari 50 tahun lalu dengan memasok suku cadang mesin kepada perusahaan minyak. Saat ini, RGE yang berkantor pusat di Singapura telah berkembang menjadi grup global dengan aset lebih dari US$35 miliar dan mempekerjakan lebih dari 80.000 orang. Produknya menjangkau Indonesia, Tiongkok, Brasil, Malaysia, dan Filipina, dengan jaringan penjualan yang mencakup empat benua. Bisnisnya beroperasi di empat bidang utama: industri pulp dan kertas (Asia Pacific Resources International Holdings Ltd. [APRIL] dan Asia Symbol), industri kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), serat viskosa staple (Sateri), selulosa khusus (Bracell Limited), dan pengembangan energi (Pacific Oil & Gas). Kompetensi intinya meliputi penanaman dan pemanenan pohon, pengembangan sumber daya energi, serta mengubah sumber daya dan bahan baku menjadi berbagai produk yang dijual di pasar-pasar utama dunia.
Pada tahun 1981, Bapak Sukanto Tanoto dan keluarganya mendirikan Tanoto Foundation dengan tujuan mengurangi kemiskinan melalui program pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kapasitas. Yayasan ini berfokus pada daerah pedesaan di mana kemiskinan lebih parah. Hal ini memungkinkan beliau memanfaatkan pengalamannya dalam membangun bisnis sukses di daerah pedesaan yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi komunitas sekitar. Dengan bekerja di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan bencana, yayasan ini menyediakan beasiswa bagi siswa, honorarium untuk guru, membangun sekolah, mendistribusikan perlengkapan dan buku. Yayasan ini juga menyediakan layanan kesehatan di daerah terpencil serta bantuan cepat dalam bencana gempa bumi dan bencana alam lainnya.
Bapak Sukanto Tanoto adalah anggota INSEAD International Council, Wharton Board of Overseers, Wharton Executive Board for Asia, serta berbagai lembaga pendidikan, komunitas, dan industri lainnya. Ia merupakan penerima Wharton School Dean’s Medal Award, yang mengakui kontribusi individu terhadap pertumbuhan ekonomi global dan peningkatan kualitas hidup di seluruh dunia. Penerima penghargaan ini di masa lalu mencakup kepala negara, pemenang Hadiah Nobel, serta ketua dan CEO perusahaan besar.
