{"id":11825,"date":"2017-04-21T15:35:54","date_gmt":"2017-04-21T15:35:54","guid":{"rendered":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/2017\/04\/21\/pertemuan-kelima-kelompok-independen-ahli-gambut-ipewg\/"},"modified":"2025-02-20T07:48:58","modified_gmt":"2025-02-20T07:48:58","slug":"pertemuan-kelima-kelompok-independen-ahli-gambut-ipewg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/articles\/pertemuan-kelima-kelompok-independen-ahli-gambut-ipewg\/","title":{"rendered":"Pertemuan kelima kelompok Independen Ahli Gambut (IPEWG)"},"content":{"rendered":"<p>Anggota Kelompok Independen Ahli Gambut (IPEWG) dibentuk untuk membantu APRIL memenuhi komitmen dalam Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0 (SFMP 2.0) terkait dengan kegiatan pada lahan gambut.<!--more--><\/p>\n<p>Anggota IPEWG terdiri dari ahli nasional dan internasional; kelompok ini bekerja untuk memberi berbagai rekomendasi pada APRIL berkaitan dengan:<\/p>\n<ul>\n<li>Praktik terbaik untuk diimplementasikan pada area tanaman di lahan gambut.<\/li>\n<li>Tindakan yang diperlukan untuk memastikan konservasi pada lahan gambut berhutan dan bentang alam gambut.<\/li>\n<li>Opsi pembangunan pada area gambut tidak berhutan (yang dapat mencakup opsi pembangunan hutan tanaman sampai dengan inisiatif restorasi).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Rekomendasi IPEWG akan membantu APRIL dan para suppliernya mengadopsi praktik terbaik internasional dalam rangka melindungi daerah gambut dan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca pada area operasional.<\/p>\n<p>Ringkasan catatan rapat IPEWG kelima dapat diunduh <a href=\"https:\/\/april.hellopomelo.space\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/IPEWG_IND_MoM_5thMeeting.pdf\">disini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota Kelompok Independen Ahli Gambut (IPEWG) dibentuk untuk membantu APRIL memenuhi komitmen dalam Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0 (SFMP 2.0) terkait dengan kegiatan pada lahan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11818,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1294,680],"tags":[87,889,892,796,1240,801],"class_list":["post-11825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-april-dialog-id","category-dialog-dengan-para-pemangku-kepentingan","tag-april-id","tag-gambut-indonesia","tag-gambut-riau","tag-hutan-gambut-indonesia","tag-ipewg-id","tag-pengelolaan-gambut-bertanggung-jawab"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12877,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11825\/revisions\/12877"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}