{"id":11592,"date":"2015-06-03T10:17:03","date_gmt":"2015-06-03T10:17:03","guid":{"rendered":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/2015\/06\/03\/april-menghentikan-deforestasi-di-seluruh-rantai-pasokan\/"},"modified":"2025-02-20T07:49:33","modified_gmt":"2025-02-20T07:49:33","slug":"april-menghentikan-deforestasi-di-seluruh-rantai-pasokan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/articles\/april-menghentikan-deforestasi-di-seluruh-rantai-pasokan\/","title":{"rendered":"APRIL MENGHENTIKAN DEFORESTASI DI SELURUH RANTAI PASOKAN"},"content":{"rendered":"<p>Pagi ini di Jakarta, <span style=\"text-decoration: underline;\"><a href=\"http:\/\/www.aprilasia.com\/images\/pdf_files\/20150603-sfmp-2-0-media-release.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">kami mengumumkan<\/a><\/span>\u00a0penguatan komitmen keberlanjutan APRIL yang menghentikan deforestasi dari rantai pasokan. Ini adalah bagian dari update <a href=\"http:\/\/www.aprilasia.com\/en\/sustainability\/sustainability-policy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan kami<\/span> (SFMP).<\/a>\u00a0<!--more--><\/p>\n<div id=\"attachment_1653\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/april.hellopomelo.space\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/dsc_0112.jpg\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1653\" class=\"wp-image-1653 size-large\" src=\"https:\/\/april.hellopomelo.space\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/dsc_0112-1024x418.jpg\" alt=\"Dari kiri ke kanan: Aditya Bayunanda WWF Indonesia, Ida Bagus Putera Parthama Director General Sustainable Forest Management Ministry of Environment and Forestry, President Director PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Tony Wenas, President APRIL Praveen Singhavi, Chairman of Stakeholder Advisory Committee (SAC) Joseph Lawson, RGE Director Anderson Tanoto, Greenpeace Bustar Maitar \" width=\"1024\" height=\"418\"><\/a><p id=\"caption-attachment-1653\" class=\"wp-caption-text\">Dari kiri ke kanan:<br \/> Aditya Bayunanda WWF Indonesia, Ida Bagus Putera Parthama Direktur Jenderal Departemen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Utama PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Tony Wenas, Presiden APRIL Praveen Singhavi, Ketua Komite Penasehat Pemangku Kepentingan (SAC) Joseph Lawson, Direktur RGE Anderson Tanoto, Greenpeace Bustar Maitar.<\/p><\/div>\n<p><span style=\"line-height: 1.5;\">Peningkatan dan penguatan kebijakan berkelanjutan APRIL adalah hasil keterlibatan pemangku kepentingan yang substansial termasuk masukan dari Greenpeace dan WWF.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"line-height: 1.5;\">Kebijakan yang diperbarui meningkatkan pendekatan lanskap perusahaan pada konservasi dan berarti Grup APRIL:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>Tidak akan melakukan pembukaan lahan di lahan hutan atau lahan gambut hutan.<\/li>\n<li>Telah menambahkan penilaian Persediaan Karbon Tinggi (HCS) pada penilaian Nilai Konservasi Tinggi (HCVF).<\/li>\n<li>Memperkuat konservasi bentang alam dengan kawasan konservasi yang sama ukurannya dengan 480.000 ha perkebunan; 70% target tercapai.<\/li>\n<li>Memperkuat manajemen pengelolaan lahan gambut dengan pembentukan Kelompok Kerja Ahli Gambut (IPEWG); akan melacak dan melaporkan jejak karbon.<\/li>\n<li>Meningkatkan program untuk pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, akses pendidikan dan Hak Persetujuan yang Bebas, Sebelum, Terinformasi bagi masyarakat setempat<\/li>\n<li>Memperkuat kerjasama dengan LSM.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Unsur-unsur kebijakan baru ini berlaku segera dan berlaku untuk Grup APRIL dan semua pemasok.<\/p>\n<div id=\"attachment_1655\" style=\"width: 615px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/april.hellopomelo.space\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/anderson.jpg\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1655\" class=\"size-large wp-image-1655\" src=\"https:\/\/april.hellopomelo.space\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/anderson.jpg?w=605\" alt=\"Anderson Tanoto speaks at the SFMP 2.0 event\" width=\"605\" height=\"402\"><\/a><p id=\"caption-attachment-1655\" class=\"wp-caption-text\">Anderson Tanoto berbicara pada acara SFMP 2.0<\/p><\/div>\n<p>Evolusi SFMP kami adalah puncak dari perjalanan keberlanjutan 15 tahun. Pada tahun 2002 kami menerapkan sistem lacak balak untuk memastikan tidak ada kayu ilegal memasuki pabrik kami. Hal ini diikuti oleh penilaian nilai konservasi tinggi (HCV), yang mengarah ke perlindungan 250.000 hektar hutan di konsesi kami dan eco-restorasi lebih lanjut 70.000 hektar. Pada tahun 2014, kami mengumumkan Sustainable Forest Management Policy dan Komite Penasehat Pemangku Kepentingan (SAC).<\/p>\n<p>Dalam membangun komitmen SFMP kami, kami dibimbing oleh SAC serta para pemangku kepentingan lain termasuk pelanggan, mitra dan LSM. Proses ini membantu kami untuk mempercepat kemajuan menuju keberlanjutan dan mencapai \u00a0keseimbangan yang tepat antara lingkungan, sosial dan bisnis.<\/p>\n<p><iframe title=\"APRIL SFMP 2.0 - Stakeholders Views\" width=\"1080\" height=\"608\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/UtDpKKnPRtI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Untuk melihat\u00a0<a href=\"http:\/\/www.aprilasia.com\/images\/pdf_files\/april-sfmp2-3-june-2015-bahasa-ver.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan terkini dari Grup APRIL di sini.<\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pagi ini di Jakarta, kami mengumumkan\u00a0penguatan komitmen keberlanjutan APRIL yang menghentikan deforestasi dari rantai pasokan. Ini adalah bagian dari update Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan kami&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":11423,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1294,674,671],"tags":[],"class_list":["post-11592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-april-dialog-id","category-arsip","category-perspektif"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11592"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11594,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11592\/revisions\/11594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/april.hellopomelo.space\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}